Minggu, 25 Juli 2021

Perubahan Sosial

           

                                            Perubahan Sosial  


perubahan sosial adalah perubahan di lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat tersebut.

 4 ciri perubahan sosial yang paling umum diketahui.
Pertama, setiap masyarakat merasakan adanya perubahan sosial dalam lingkungannya, baik itu berjalan lambat atau cepat. Perubahan ini terus-menerus tanpa henti.

Kedua, saat perubahan dialami oleh lembaga kemasyarakatan maka akan terjadi perubahan pula di lembaga-lembaga sosial lain.

 Ketiga, disorganisasi dapat terjadi jika perubahan sosial berlangsung sangat cepat dalam suatu kelompok masyarakat. Namun sifat disorganisasi ini hanya sementara.

 Keempat, perubahan dapat terjadi di bidang kebendaan (materi) maupun spiritual. Kedua bidang ini memiliki kaitan timbal-balik.


Faktor yang mempengaruhi perubahan sosial:

1.    Faktor geografis

2.    Faktor kependudukan

3.    Faktor teknologi dan industri

4.    Faktor kepemimpinan dan ideologi politik

          KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

             https://forms.gle/VLTSsLoAgSdNGaJn8
 

Rabu, 21 Juli 2021

Pengakuan kemerdekaan RI dari Mesir


                    Pengakuan kemerdekaan RI dari Mesir

1.   1.  Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia

2.    2. Pada tanggal 22 Maret 1946, Sekjend Departemen Luar Negeri Kamil Abdurahim Bey memberikan pengakuan kemerdekaan Indonesia secara de facto

3.    3. Mesir juga berhasil meyakinkan Suriah, Qatar, Irak, dan Arab Saudi untuk mendukung kemerdekaan Indonesia

4.    4. Pada tanggal 10 Juni 1947 Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia secara de jure

 

Dukungan Mesir terhadap Indonesia berlanjut ketika Muhammad Abdul Mu’im selaku Konsul Jenderal Mesir, datang ke Yogyakarta pada 13-16 Maret 1947. Tujuan dari kedatangannya adalah untuk menyampaikan pesan dari Liga Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Peran Mesir sangat besar dalam pengakuan kemerdekaan Indonesia, karena Mesir merupakan negara yang sering mengeluarkan anjuran agar negara-negara anggota Liga Arab mengakui kemerdekaan Indonesia.

Kemudian, pada tanggal 10 Juni 1947, terjadi penandatanganan perjanjian persahabatan antara Indonesia dengan Mesir. Pihak Indonesia diwakilkan oleh Haji Agus Salim, A.R. Baswedan, Nazir Pamoentjak, dan Rasjidi. Sedangkan pihak Mesir diwakilkan oleh Mahmud Fahmi Nokrashi. Nah, untuk pertama kalinya , Republik Indonesia mendirikan Kedutaan Besar RI di luar negeri.

  KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

   https://forms.gle/HfcvKmwcNZUTUNJm7

Teori Masuknya Hindu Buddha ke Indonesia

 

Teori Masuknya Hindu Buddha ke Indonesia

Agama Hindu Buddha telah lama ada di Indonesia. Agama yang berkembang di India ini juga cukup berhasil membangun peradaban yang maju di Nusantara. Lihat saja candi-candi megah seperti Borobudur dan Prambanan, serta kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha yang termahsyur di seantero Asia Tenggara.

Tidak ada kejelasan pasti kapan agama Hindu dan Buddha masuk ke Nusantara. Namun para ahli sejarah mengajukan beberapa teori yang menjelaskan bagaimana bangsa India memperkenalkan kebudayaannya kepada bangsa Indonesia.

Berikut ini adalah penjelasan teori-teori tersebut:

Teori Ksatria

Teori ini dikemukakan oleh C.C. Berg dan Mookerji. Para pendukung teori ksatria beranggapan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh para ksatria, yakni golongan bangsawan dan prajurit perang.

Saat itu persoalan politik terus berlangsung di India sehingga mengakibatkan beberapa pihak yang kalah dalam peperangan terdesak. Para ksatria yang kalah akhirnya mencari tempat lain sebagai pelarian, salah satunya ke wilayah nusantara.

Di Indonesia mereka kemudian mendirikan koloni dan kerajaan-kerajaan barunya yang bercorak Hindu dan Buddha. Mereka-lah yang kemudian menjadi nenek moyang dinasti-dinasti Hindu-Buddha di Indonesia.

Teori Waisya

Teori ini dicetuskan oleh N.J. Krom. Menurutnya kebudayaan India masuk ke Indonesia dibawa oleh kasta Waisya, terutama para pedagang. Kaum Waisya yang berdagang ke Nusantara berlayar mengikuti angin. Jika angin tidak memungkinkan untuk kembali, mereka akan menetap sementara waktu.

Para pedagang juga menjalin hubungan baik dengan para penguasa pribumi agar perdagangan berjalan lancar. Dalam proses itulah terjadi komunikasi dan secara perlahan para pedagang turut menyebarkan budaya dan agama Hindu ke tengah-tengah masyarakat.

Teori Brahmana

Menurut teori ini para brahmana seperti ahli ulama, ahli hukum, ahli kitab suci, serta sarjana sastra dan filsafat berperan membawa kebudayaan India ke Indonesia.

Menurut Van Leur, para penguasa mengundang para brahmana dari India untuk dapat bertemu dengan orang-orang India yang memiliki taraf yang sama dan untuk meningkatkan kondisi negerinya. Dalam proses interaksi tersebut, para brahmana memperkenalkan kebudayaan yang berasal dari golongan mereka (brahmana).

Ini didasarkan pada peninggalan kerajaan bercorak Hindu-Buddha, terutama prasasti-prasasti yang menggunakan bahasa Sansekerta dan huruf Palawa. Di India, bahasa Sansakerta hanya digunakan dalam kitab suci dan upacara keagamaan. Hanya golongan Brahmana yang menguasai penggunaan bahasa tersebut.

Teori Sudra

Teori ini dikemukakan oleh van Faber. Teori Sudra beranggapan bahwa agama dan kebudayaan Hindu dibawa oleh golongan Sudra atau budak yang datang ke Indonesia untuk memperbaiki taraf hidupnya.

Mereka menetap dan terjadilah asimilasi dan akulturasi dengan penduduk sekitar. Lambat laun masyarakat yang pada awalnya memeluk Animisme dan Dinamisme berganti memeluk agama Hindu atau Buddha.

Teori Arus Balik

Menurut F.D.K. Bosch, masyarakat Indonesia tidak hanya menerima pengetahuan agama dari orang asing yang datang. Kebudayaan Hindu yang masuk ke Indonesia itu adalah atas inisiatif dari bangsa Indonesia sendiri. Sebab banyak orang dari Nusantara yang sengaja datang ke India untuk berziarah dan belajar agama Hindu-Buddha. Setelah kembali ke Nusantara mereka lalu menyebarkan ajaran yang mereka dapatkan. Prof. Dr. Sutjipto Wiljo Suparto mengemukakan bahwa raja-raja yang tercantum dalam prasasti bukanlah orang India, melainkan orang Indonesia sendiri.

   KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

        https://forms.gle/JH8RRhQmLvBinrou8

MASA PRA AKSARA

 

MANUSIA PRA AKSARA

Pra-aksara berasal dari gabungan kata, yaitu pra dan aksara. Pra artinya sebelum dan aksara berarti tulisan. Pengertian masa praaksara adalah masa sebelum manusia mengenal bentuk tulisan. Masa praaksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada dan leka artinya tulisan). Dalam buku Kehidupan Masyarakat Pada Masa Praaksara, Masa Hindu Budha, dan Masa Islam (2019) karya Tri Worosetyaningsih, bangsa Indonesia mengakhiri masa praaksara sekitar abad IV Masehi. Prasasti pada Yupa berangka tahun abad V Masehi di Kuati Kalimantan Timur membuktikan bangsa Indonesia telah masuk masa aksara.

Adapun ciri ciri manusia pra aksara adalah

1. Meganthropus

·         Memiliki tulang pipi yang tebal

·         Badannya tegap dan besar

·         Tidak mempunyai dagu

·         Volume otaknya 900 cc

·         Tulang keningnya sangat menonjol

2. Pithecanthropus Erectus

·         Berjalan tegak

·         Hidungnya tebal dan lebar

·         Dahinya lebar dan menonjol

·         Memiliki gigi yang kuat

·         Volume otaknya 750 cc sampai 1350 cc

3. Homo wajakensis

·         Cara jalannya lebih tegak dan sempurna

·         Volume otaknya 1000 cc sampai 2000 cc

·         Badannya tegap

·         Tinggal di gua gua

·         Mukanya datar

·         Memiliki dagu

4. Pithecanthropus Mojokertensis

·         Tidak memiliki dagu

·         Volume otak 750 cc sampai 1300 cc

·         Memiliki tulang tengkorak yang lonjong

·         Tulang gerahamnya kuat

·         Badannya tegap

·         Keningnya menonjol

·         Tinggi badannya 165 cm sampai 180 cm

Peninggalan zaman praaksara

·         Kapak genggam.

·         Alat serpih.

·         Sumatralith.

·         Beliung persegi.

·         Kapak lonjong.

·         Mata panah.

·         Alat dari tanah liat.

·         Bangunan Megalitik.

         KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

             https://forms.gle/6GFpoNjkoFHWZtZi7

peninggalan zaman pra aksara

                                          Peninggalan Zaman Praaksara Zaman praaksara tidak meninggalkan bukti-bukti berupa tulisan. Temuan ...